729x 90

Sarasehan Desa, Merawat Keragaman Dan Kedaulatan Desa

Sarasehan Desa, Merawat Keragaman Dan Kedaulatan Desa
Sarasehan Desa, Merawat Keragaman Dan Kedaulatan Desa

JAKARTA | Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melaksanakan sebuah kegiatan Sarasehan Desa yang bertajuk "Merawat Keragaman dan Kedaulatan Desa" di Hotel Bidakara Jakarta.

"Kondisi separuh dari desa di indonesia masih dalam kondisi tertinggal, masih banyak masyarakat yang untuk ambil air bersih harus berjalan berjam jam, padahal kita adalah negara dengan kekuatan ekonomi nomor 16 di dunia", demikian disampaikan Menteri Desa Eko Putro Sandjodjo pada acara pembukaan Sarasehan Desa, 09/01/2017.

"Karenanya Presiden sadar pemerataan itu penting dan desa memiliki potensi yang besar untuk motor Pembangunan Indonesia," tambahnya.

Total jumlah desa pada tahun 2017 telah bertambah menjadi 74.954 desa dan yang sudah terdaftar di Depdagri sebesar 74.900 dengan kondisi 80 persen desa kita adalah wilayah pertanian sehingga kita sangat mungkin sekali menjadi negara yang maju dalam sektor tersebut.

Banyak desa-desa kita yang Agriculture nya sukses dan terintegrasi dengan besar secara vertikal. Rata-rata pendapatan warganya lebih 3 juta per Bulan. Model seperti ini yang fokus bisa kita contoh ke desa-desa lainnya. Lima tahun kedepan akan ada 100 juta angkatan kerja jika desa terus fokus dan terintegrasi secara vertikal.

Dana Desa akan terbukti memberikan significant impact untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jika momentum perekonomian desa ini dapat kita pertahankan tentunya tingkat pendapatan masyarakat desa akan bisa terus naik.

Beberapa sektor pembangunan yang sudah terbangun melalui dana desa antara lain jalan desa sebanyak 50,000 ruas jalan, MCK sebanyak 12.614 dan air bersih 15.943.

Pada tahun 2017 ini Kementerian Desa akan melaksanakan beberapa program unggulan yaitu : One Village One Product, Embung Desa, dan Pembentukan BUMDes.

Badan Usaha Milik Desa yang sudah terbentuk saat ini sudah mendekati 15.000, sebuah capaian yang patut kita apresiasi dan tentunya harus terus diikuti dengan pendampingan yang bisa dilakukan oleh semua pihak agar BUMDes bisa menjalankan usahanya secara fokus dan profesional.

BUMDes dan Koperasi bisa bersinergi untuk mewujudkan kemandirian ekonomi desa dan meningkatkan pendapatan masyarakat Desa.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>