729x 90

Majalengka Launching Bumdes One Product One Village

Majalengka Launching Bumdes One Product One Village
Majalengka Launching Bumdes One Product One Village

MAJALENGKA | Bupati Majalengka, H. Sutrisno mendukung adanya Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sesuai dengan potensi desa masing-masing, yakni konsep Bumdes one product one village.

“Bumdes itu melayani pelayanan umum untuk kesejahteraan rakyat. Uang yang mengalir baru output kegiatan saja belum menyentuh perbaikan kesejahteraan rakyat,” kata Bupati Sutrisno saat launching Bumdes Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Kamis (23/02/2017).

Menurut Sutrisno, indeks pendidikan dan indeks kesehatan serta daya beli masyarakat harus ditingkatkan guna mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dengan lahirnya UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa, dengan mayoritas rakyat ada di pedesaan akan terjadi percepatan kesejahteraan rakyat yang menjadi pekerjaan rumah para kepala desa sekarang.

“Dana desa untuk Majalengka meningkat, dari Rp209 milyar per tahun menjadi Rp260 milyar. Untuk itu, Bumdes harus diberdayakan dan perlu inovasi sesuai potensi desa masing-masing,” ungkapnya.

Sementara Camat Banjaran, Iding Solehudin mengatakan, Bumdes di Desa Banjaran sudah berkonsep one product one village yang berbeda setiap desanya.

“Bumdes ini grosirnya sudah berjalan dan akan bisa menutupi kebutuhan masyarakat. Gerai Bumdes ini merupakan suntikan modal yang berasal dari dana desa yang omzetnya sudah mencapai Rp250 juta dari Toserba dan Gerai,” ujarnya.

Dikatakan dia, Bumdes di Kecamatan Banjaran sudah berjalan di empat desa, dan 2017 ada delapan Bumdes yang akan berjalan membentuk BumdesMart yang akan menjual potensi-potensi lokal yang ada di Kecamatan Banjaran one product one village, jadi nanrinya tidak ada produk Bumdes yang sama.

sumber : fokusjabar.com

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>