729x 90

Kemendesa PDTT Gandeng BNI Bentuk BUMDes di Pulau Terluar

Kemendesa PDTT Gandeng BNI Bentuk BUMDes di Pulau Terluar
Kemendesa PDTT Gandeng BNI Bentuk BUMDes di Pulau Terluar

PULAU SEBATIK | PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memanfaatkan momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia dengan melaksanakan program-program pengentasan kemiskinan dan pengembangan ekonomi rakyat di pulau-pulau terluar. Kali ini, BNI menjadi bank pelaksana pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, salah satu pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Pembentukan BUMDes di Pulau Sebatik ini menjadi salah satu upaya BNI dalam memperkuat dukungannya terhadap program-program pengentasan kemiskinan di desa, dan mendorong pemerataan ekonomi, khususnya ekonomi kerakyatan yang digagas oleh pemerintah melalui kerja sama antara beberapa kementerian.

Pembentukan BUMDes di Pulau Sebatik ini diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) serta BNI. BNI dan Kemendesa PDTT menggelar Rangkaian Acara dalam rangka perayaan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI di Pulau Sebatik pada 16- 17 Agustus 2017. Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Desa & PDTT Eko Putro Sandjojo, Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati, serta Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid.

Rangkaian acara yang disusun untuk meramaikan perayaan HUT Ke-72 RI di Pulau Sebatik antara lain Peninjauan Proyek-proyek Kemendesa PDTT di Sebatik, Dialog dengan Kepala Desa se- Kabupaten Nunukan, Upacara Peringatan HUT Ke-72 RI, Pasar Murah, Bakti Sosial, Kunjungan ke Pesantren, dan Peresmian pembentukan BUMDes. Saat ini, BNI telah mengelola 10 BUMDes diseluruh Pulau Sebatik. BUMDes-BUMDes tersebut yang sudah menjadi Agen46, atau kepanjangan tangan BNI dalam memberikan layanan perbankan. Dengan demikian siap dibentuk Holding PT. Mitra BUMDes Nusantara.

Adi Sulistyowati menuturkan, sejak tahun 2016 BNI telah aktif mendampingi desa dalam pembentukan BUMDes di seluruh Indonesia, sampai dengan saat ini, BNI sudah mendampingi pembentukan 2.745 BUMDes, dan dalam upaya transparansi Dana Desa. Saat ini juga telah dibuka 9.815 Rekening Kas Desa (RKD) yang dikelola melalui BNI. Menurut data dari Kemendesa PDTT, di Pulau Sebatik saat ini terdapat 19 BUMDes dan 10 diantaranya adalah mitra BNI.

Ditambahkannya Peran BUMDes di masa mendatang akan semakin penting dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan. Karena beberapa Program Pemerintah yang telah dan akan dijalankan dapat dilaksanakan oleh BUMDes diantaranya sebagai Agen Bank, Channel penyaluran Bantuan sosial pemerintah (PKH, BPNT, Subsidi Pupuk, Subsidi ELPIJI, Lisrik dan lain lain) serta Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog.

Untuk itulah, BNI dalam fungsinya sebagai agents of development secara aktif memberikan dukungan dan kontribusi terhadap upaya-upaya Pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di desa, meningkatkan kualitas angkatan kerja di pedesaan dan mendorong pemerataan ekonomi, khususnya ekonomi kerakyatan, terlebih lagi pulau Sebatik sebagai salah satu pulau terdepan Indonesia, menjadi perhatian khusus dari BNI dalam pengembangan pembangunan masyarakatnya .

Salah satu BUMDes di Pulau Sebatik yang dikunjungi adalah BUMDes Harapan Maju Bersama di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan. BUMDes lainnya yang juga telah ditingkatkan statusnya sebagai Agen46 BNI adalah BUMDes Deli Sejahtera di Sebatik Barat, Prima Mandiri di Sebatik Timur, Lapri Beriman di Sebatik Utara, Jendela Usaha di Sebatik Utara, Tapal Batas Patok 3 di Sebatik Tengah, Maju Sejahtera di Sebatik Induk, Karya Mandiri di Sebatik Induk, BUMDes Bersama Sebatik Tengah Indah, dan BUMDes Bersama Sebatik Barat Indah. BUMDes-BUMDes tersebut bergerak dalam beragam jenis usaha, mulai dari perdagangan pupuk, elpiji, bahan makanan pokok, hingga usaha simpan pinjam.

BUMDes Pertama Ekspor Produk Usaha

HUT Ke 72 Republik Indonesia dirayakan oleh Kemendes PDTT dan BNI di Pulau Sebatik yang merupakan tapal batas Indonesia-Malaysia. Selain upacara bendera, Menteri Desa Pemberdayaan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo dan Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional BNI Adi Sulistyowati juga mengunjungi BUMDes Harapan Maju Desa Tanjung Harapan Sebatik Timur yang menjadi binaan BNI pertama mengekspor produk usahanya ke Malaysia.

"Ini menjadi kerja nyata anak bangsa di Sebatik yang kita kenal sebagai Beranda Negara karena berada di perbatasan Indonesia Malaysia di pulau Kalimantan ini," ujar Eko Putro Sandjojo saat melepas ekspor pedana tersebut.

BNI saat ini fokus mendampingi BUMDes di seluruh Indonesia untuk mengembangkan potensi masing-masing Desa.

"Sehingga disaksikan Pak Mendes, BNI melakukan MoU antara BUMDes Nusantara dengan BNI dan Pemerintahan Nunukan, dan meresmikan BUMDes Harapan Maju Bersama jadi binaan BNI, termasuk kerja nyata BUMDes yakni ekspor perdana Bandeng tanpa duri ke Malaysia," ujar Susi.

Dengan adanya BUMDes yang menjadi Agen46 sebagai perpanjangan tangan dari BNI, kedepan dimanapun masyarakat dapat mengakses layanan perbankan melalui BUMdes terdekat. Sehingga masyarakat desa bisa melakukan tarik dan setor tunai, membuka tabungan melalui agen46 bahkan sekarang Agen46 sudah bisa melakukan referall pinjaman KUR.

sumber : bni.co.id

Azwar Aziz
Azwar Aziz
EDITOR

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>