729x 90

Gandeng Swasta, Kemendes PDTT Buka Akses Pasar Budidaya Kerapu Pandeglang

Gandeng Swasta, Kemendes PDTT Buka Akses Pasar Budidaya Kerapu Pandeglang
Gandeng Swasta, Kemendes PDTT Buka Akses Pasar Budidaya Kerapu Pandeglang

PANDEGLANG | Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggandeng perusahaan swasta dan importir untuk membuka pasar para pembudidaya ikan kerapu di Kecamatan Panimbang, Pandeglang. Komitmen tersebut juga diwujudkan dengan adanya penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Prindo bersama Koperasi Alam Bahari KJA Panimbang.

“Saya meyakini budidaya ikan kerapu ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pandeglang. Dengan dibawanya para pengusaha dan importir ini, diharapkan bisa membantu pemasaran para pembudidaya," ujar Mendes PDTT, Eko Sandjojo, saat menghadiri panen raya ikan kerapu di Desa Cipanon, Kecamatan Panimbang, Pandeglang, Kamis (6/4).

Budidaya ikan kerapu ini, lanjut Menteri Eko, diharapkan dapat menjadi salah satu potensi unggulan dari daerah Pandeglang. Para pembudidaya pun tidak perlu merasa terlalu khawatir dengan pangsa pasar yang ada. Adanya MoU yang telah disepakati tersebut akan menjadi pintu masuk untuk akses pasar yang lebih luas.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita, mengungkapkan, adanya bantuan dari Kemendes PDTT sebesar Rp 15 milyar untuk pengembangan budidaya ikan kerapu di wilayahnya memberi manfaat signifikan terhadap produktivitas para pembudidaya. Bantuan tersebut, lanjut Irna, merupakan wujud nyata perhatian yang serius dari pemerintah pusat kepada daerah tertinggal.

“Awalnya per tahun kami memproduksi sebanyak 12 ton. Dengan adanya bantuan dari pemerintah, kini setiap tahun bisa menghasilkan 40 ton,” ujarnya.

Irna menambahkan, dengan ditetapkannya Pandeglang sebagai bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, dirinya berkomitmen untuk terus mengembangkan usaha budidaya ikan kerapu ini. Geliat ekonomi yang terus tumbuh diharapkan dapat terus menekan angka ketertinggalan desa di wilayahnya.

"Konsentrasi kita kini kepada kelompok pembudidaya ikan jaringan terapung dan kelompok nelayan lainnya agar mereka tambah semangat. Ke depan, kita akan bantu mereka dengan pakan, pendampingan teknik budidaya ikan, dan teknik pembesaran," kata Irna.

Salah seorang pembudidaya ikan kerapu, Bakereng, menuturkan, bantuan yang diberikan oleh Kemendes PDTT dalam pengembangan hasil tangkapannya sangat dirasakan manfaatnya oleh para pembudidaya.

“Rata pengasilan kami setiap kali panen dapat untug satu pembudiya bisa dapat Rp 5 juta. Alhamdulilah juga setiap tahunnya secara umum selalu ada kenaikan," ungkapnya.

Terdapat 44 kelompok pembudidaya ikan kerapu di Kecamatan Panimbang ini. Pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Panimbang tersebut diharapkan akan mendorong aktivitas ekonomi di wilayah lainnya sebagai upaya mengentaskan desa tertinggal yang ada di Pandeglang.

sumber : kemendesa.go.id

Azwar Aziz
Azwar Aziz
EDITOR

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>