729x 90

BUMDes Penggerak Ekonomi Rohul, Salah Satunya Beromzet Miliaran

BUMDes Penggerak Ekonomi Rohul, Salah Satunya Beromzet Miliaran
BUMDes Penggerak Ekonomi Rohul, Salah Satunya Beromzet Miliaran

RIAU | Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rokan Hulu (RohuL), Riau, Sukiman, mengingatkan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Anggun, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Rambah Hilir agar menjadikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

"BUMDes Karya Anggun berdiri sejak tahun 2007 lalu. Dan kini masuk di urutan 22 omset terbesar di antara BUMDes yang ada di Rohul dengan SHU mencapai Rp1,5 miliar. Untuk meningkatkan omset, BUMDes Karya Anggun jangan terpaku dengan kegiatan yang ada tapi mampu menciptakan peluang lainnya," kata Sukiman saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) BUMDes Karya Anggun Kamis (9/2/2017).

Selain itu, Plt. Bupati Rohul juga menghimbau, antara pengurus BUMDes dengan masyarakat harus bersinergi dalam mendorong kemajuan BUMDes. Sebab, sebagian laba yang didapat BUMDes akan menjadi Pendapatan Anggaran Desa (PAD) dan untuk kesejahteraan masyarakat desa itu sendiri.

"Supaya BUMDes lebih besar, kuncinya kesadaran harus ditingkatkan dan peminjam harus jujur. Dan pengurus BUMDes juga harus memberi pemahaman kepada masyarakat soal BUMDes bahwa kalau cicilan tidak dibayar maka BUMDes akan hancur. Karena BUMDes adalah milik kita bersama," katanya menerangkan.

Pada kesempatan itu juga, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Rohul Abdul Haris, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BUMDes Karya Anggun yang berdiri tahun 2017 memiliki modal awal sebesar Rp500 juta. Dan saat ini SHU nya sudah mencapai Rp1,5 miliar.

Agar BUMDes ini menjadi andalan peningkatan ekonomi masyarakat kedepan, BUMDes Karya Anggun harus membuat terobosan dengan dengan menjadi fasilitas keuangan di Desa. Dengan artian, BUMDes tidak hanya menjadi tempat peminjam tapi juga sebagai tempat penyimpanan (menabung).

"Jadi, BUMDes kedepan harus berjalan dua arah. Sebagai tempat peminjaman dan tempat penyimpanan. Coba bayangkan, bila aksi menabung Rp1000 per hari diberlakukan bagi anak didik yang masih SD, maka hasil tabungan yang didapat dalam 1 tahun tentu bisa membantu mereka menanggulangi biaya baju sekolah ketingkat SMP. Dan ini baru aksi menabung Rp1000," kata Abdul Haris.

Pada kesempatan itu juga, BUMDes Karya Anggun menyerahkan hasil laba BUMDes kepada masyarakat melalui door price berupa alat elektronik, peralatan pertanian dan bantuan sosial lainnya. Bantuan tersebut berasal dari hasil laba BUMDes Karya Anggun yang kemudian dikembalikan kepada masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat.

sumber : riaubook.com

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>